“Kami membuka open trip wisata susur sungai Maluka yang ada di Desa Sungai Rasau ini, pemandangan sangat indah dan juga ada habitat asli bekantan di sini,” imbuh Salman.
Rencananya, lanjut Salman, akan ada presentasi terkait keberadaan BUMDes, digitalisasi keuangan, dan inovasi peserta Program Desa BRILian pada bulan depan.
“Nanti kami bersama pimpinan BRI setempat akan presentasi di Jakarta di hadapan tim penilai pada 23 April 2025,” beber Salman.
Sementara itu dalam keterangan singkatnya, Regional CEO BRI RO Banjarmasin, Novian Supriatno menjelaskan bahwa pihaknya mendukung Asta Cita Pemerintah yang menekankan pembangunan yang dimulai dari desa dengan tujuan pemerataan ekonomi dan percepatan pengentasan kemiskinan.
Melalui Desa BRILian, BRI ingin mendorong desa-desa di Indonesia agar semakin mampu mengoptimalkan potensi ekonomi lokalnya dengan dukungan ekosistem keuangan digital BRI.
“Kami memberikan juga pelatihan dan bantuan CSR untuk desa BRILian,” pungkasnya.