Resmi Dilantik, Pengurus TP PKK, Dekranasda, dan Pokja Bunda PAUD Siap Berkontribusi untuk Makassar

24 Maret 2025 13:26 WIB
( Dok Humas Pemkot Makassar )

Makassar, SmartFM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, secara resmi mengukuhkan dan melantik pengurus Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kota Makassar, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), serta Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD untuk masa bakti 2025-2030. Acara berlangsung di Ruang Sipakatau, Senin (24/3/2025).

Dalam prosesi pelantikan, Munafri selaku Ketua Pembina TP PKK Kota Makassar mengukuhkan Melinda Aksa sebagai Ketua TP PKK Kota Makassar.

"Dengan ini, saya mengukuhkan Melinda Aksa sebagai Ketua TP PKK Kota Makassar. Saya percaya beliau mampu menjalankan tugas ini dengan penuh tanggung jawab serta berkontribusi dalam meningkatkan peran PKK untuk menyukseskan pembangunan di Kota Makassar," ujar Munafri.

Setelah pengukuhan Ketua TP PKK, acara dilanjutkan dengan pelantikan 65 pengurus TP PKK, 56 pengurus Dekranasda, serta 30 anggota Pokja Bunda PAUD untuk periode 2025-2030.

Dalam sambutannya, Munafri menekankan bahwa ketiga organisasi mitra ini memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan Kota Makassar.

"TP PKK berperan dalam menciptakan keluarga sejahtera, Dekranasda membantu peningkatan keterampilan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, sementara Pokja Bunda PAUD fokus pada pembentukan generasi unggul sejak usia dini," jelasnya.

Salah satu fokus utama TP PKK adalah penurunan angka stunting di Kota Makassar.

"Intervensi stunting berbasis data dengan pendekatan by name by address harus diterapkan agar program ini mencapai hasil optimal dalam satu tahun ke depan," tegasnya.

Sementara itu, Munafri berharap Dekranasda dapat mengembangkan potensi UMKM dan memperkenalkan produk kerajinan khas Makassar ke pasar yang lebih luas.

"Pemberdayaan UMKM tidak hanya sekadar meningkatkan ekonomi lokal, tetapi juga mampu menembus pasar ekspor dan menciptakan lapangan kerja baru," ujarnya.

Adapun untuk Pokja Bunda PAUD, Munafri menekankan pentingnya peran organisasi ini dalam membangun generasi emas 2045.

"Program-program yang dijalankan harus mengintervensi tumbuh kembang anak baik dari sisi kecerdasan maupun akhlaknya, sehingga mampu menciptakan generasi unggul menyongsong Indonesia Emas 2045," imbuhnya.

95.9 fm
97.8 fm
101.1 fm
101.1 Mhz fm
101.2 fm
101.8 fm