Find Us On Social Media :
(Dok Humas Pemkot Makassar)

Sinergi Pusat dan Daerah, Makassar Siap Jalankan Program MBG

Deddy Detars - Jumat, 28 Maret 2025 | 15:05 WIB

Makassar, SmartFM - Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya dalam mendukung Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), bagian dari Asta Cita Presiden, sebagai upaya intervensi stunting di Indonesia.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan langsung dukungan ini saat menerima audiensi Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Badan Gizi Nasional (BGN) pada Kamis (27/3/2025).

Kepala Kelompok SPPI Kota Makassar, Muhammad Abdillah Satar, menjelaskan bahwa program MBG bertujuan memberikan akses makanan bergizi kepada kelompok rentan, seperti anak sekolah dari tingkat TK hingga SMP, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak di bawah dua tahun (baduta).

"MBG ini merupakan salah satu Asta Cita Presiden dengan harapan dapat mengintervensi stunting yang masih menjadi tantangan di Indonesia," ujar Abdillah.

Program ini juga mengusung pendekatan berbasis komunitas, yang tidak hanya fokus pada pemenuhan gizi tetapi juga mendukung perekonomian lokal. Setiap dapur SPPG mampu melayani hingga 3.500 penerima manfaat, dengan alokasi khusus bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan baduta sebanyak 10 persen dari total penerima. Selain itu, bahan baku makanan dianjurkan bersumber dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

Menanggapi hal ini, Wali Kota Makassar menegaskan bahwa program MBG mendapat dukungan penuh dari Presiden RI. Pemkot Makassar, sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat, siap berkontribusi dalam pelaksanaannya.

"Program ini sangat didukung oleh Presiden. Kami di daerah tentu siap membantu dan menjalankannya dengan maksimal," kata Munafri.

Sebagai langkah konkret, Pemkot Makassar akan menugaskan satu perwakilan di setiap kecamatan untuk mengoordinasikan pelaksanaan MBG. Sekretaris camat akan ditunjuk sebagai Satuan Tugas (Satgas) MBG guna memastikan program berjalan efektif.

"Saya akan tugaskan satu orang di setiap kecamatan untuk koordinasi dengan tim MBG, kemungkinan sekretaris camat yang akan menjadi Satgas MBG. Kami juga akan menyusun regulasi baru untuk mendukung pelaksanaannya," tambahnya.

Pemkot Makassar juga siap berkontribusi lebih jauh, termasuk dalam pembangunan dapur SPPG jika diperlukan. Munafri menegaskan bahwa langkah ini sejalan dengan visi Makassar sebagai kota yang unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan, dengan memastikan setiap warga memiliki akses terhadap layanan dasar, termasuk pemenuhan gizi yang layak.

"Kami siap mendukung, bahkan jika diperlukan pembangunan dapur tambahan. Bisa melalui pemerintah langsung atau dengan menggandeng mitra. Yang jelas, kami ingin menunjukkan komitmen nyata dalam menjalankan program ini," pungkasnya.